Gamblang.Com, Sebuah eksperimen inovatif menunjukkan bahwa AI mampu mengelola pertanian secara mandiri. Model bahasa Claude dari Anthropic berhasil mengendalikan seluruh proses budidaya tanaman tomat bernama Sol dalam sistem tertutup (closed-loop),
mulai dari pemantauan suhu, kelembaban, CO₂, hingga pencahayaan dan nutrisi—tanpa intervensi manusia. Selama lebih dari 70 hari, sistem ini bekerja real-time melalui sensor dan kamera, bahkan mampu mengatasi gangguan teknis secara otomatis.
Hasilnya, Sol tumbuh dari biji hingga menghasilkan 6–8 buah tomat matang dengan sempurna, menandai pencapaian penting dalam penerapan AI di sektor pertanian.
Inovasi ini membuka peluang besar untuk efisiensi produksi pangan, pertanian berkelanjutan, hingga eksplorasi sistem kehidupan di luar angkasa, meskipun tetap menimbulkan pertanyaan terkait keandalan dan ketahanan sistem otonom terhadap kondisi tak terduga.
Sumber: X, @d33v33d0 The tomato plant project referred to as "Sol" is managed by developer Martin DeVido in Boise, Idaho, US.